Dari penikmat menjadi pembuat

Ketertarikan saya pada kerajinan tangan, bermula dari kekaguman saya melihat prakarya para crafter, betapa Allah memberikan tangan kreatif pada mereka. Setelah melihat prakarya mereka, terlintas keinginan untuk membuat karya sendiri. Pikiran saya kadang bertanya, apakah saya bisa seperti mereka, apakah perlu bakat untuk menjadi seperti mereka. Tak mau “kalah sebelum mencoba,” akhirnya saya membeli bahan-bahan untuk membuat prakarya saya sendiri. Daripada bingung ketika berbelanja bahan-bahan, sebelumnya saya sudah menetapkan apa yang akan saya buat, saya merinci apa saja yang diperlukan untuk membuatnya.

Prakarya pertama saya adalah membuat aplikasi batik pada kaos anak. Kain batik menjadi bahan utama dalam pembuatan prakarya saya. Kenapa batik? karena batik merupakan ciri khas asli budaya Indonesia. Dalam membuat aplikasi batik ini, saya menggunakan sedikit teknik menyulam. Prakarya pertama ini semuanya dikerjakan dengan tangan. Bahan yang digunakan adalah kain batik garut, benang sulam, kaos, pita.

IMG01462-20130428-1033

Be unique and Creative
Dalam hal membuat prakarya, antara satu prakarya dengan prakarya lain, adakalanya sama atau berbeda tipis. Untuk mereka yang menginginkan keunikan dari prakaryanya, dari tutorial yang sama, bisa menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tangan kreatif sang pembuat. Terjun dalam dunia prakarya, terdapat tantangan tersendiri, yaitu harus terus mencari ide-ide baru, menjadikan karya kita unik atau memiliki ciri khas sendiri.

Dalam mengerjakan satu prakarya adakalanya membutuhkan waktu yang lama, karena sehari-sehari saya bekerja dan kalaupun libur, waktu saya adalah milik anak-anak. Malam hari menjadi waktu ideal untuk mengerjakannya, walaupun kebanyakannya saya tertidur karena cape setelah aktivitas seharian ketika siang. Walaupun memakan waktu yang lama, tetapi melihat prakarya sudah jadi, ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri. IMG_20140606_214445Prakarya yang sedang saya kerjakan adalah membuat boneka dengan bahan dasar batik. Untuk membuatnya saya membuat gambar dan pola sendiri. Yang menjadi ciri khas dari boneka ini adalah di setiap bagiannya terdapat sulaman, mulai dari kepala, mata, mulut, tangan dan kaki. Boneka ini terinspirasi oleh para wanita yang memakai sanggul dan kebaya, tonjolan rambut seperti sanggul dan baju batik sebagai kebayanya.

Membisniskan Hobi
Sampai tulisan ini lahir,prakarya yang sudah saya buat telah dipergunakan oleh anak, teman dan saudara, baik dipakai sendiri ataupun sebagai kado. Anak menjadi pengawas dan model dari prakarya yang saya buat. Ketika anak menyukai kaos dan boneka, berarti prakarya saya sudah lolos Quality Control (QC) hehehe. Melihat anak menggunakan kaos aplikasi batik, teman kantor menyukainya dan meminta saya membuat versi dewasa. Aha, ga sia-sia juga ya anak jadi model prakarya saya. Dari situlah, mungkin kedepannya prakarya saya layak juga untuk dibisniskan, itu pun kalau ada yang berminat. Seorang teman mengatakan bahwa setiap barang pasti ada jodohnya, jadi jangan khawatir tidak laku.

IMG_20131231_064233

“Apa hobi & prakaryamu? Ikut SweetZee’s Giveaway : Hobi & Prakaryaku yuuukk……”

SweetZee's Giveaway

Advertisements

14 responses to “Dari penikmat menjadi pembuat

  1. keren mbak!!! good luck ngontes dan bisnisnya ya 😉 Salam kenal juga

  2. Boneka-nya lucu bangeeet :)) Ajari mbak 😀

  3. Tinggal di Bandung juga ya mbak ? Mau dong di ajarin bikin bonekanya ..

  4. Cute banget kaus couplenya

  5. Aiiihhh keren sekali dikau Mak Indah…..

    Sukses dengan ide ide ajaibnya.. 🙂

    Kalo dibisniskan marketable banget loh Mak…

  6. boneka batiknya cakep. indonesia banget teh..salam kenal yaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s